Sumbardaily.com - Persoalan truk yang kerap berhenti dan parkir di bahu jalan di kawasan Bungus Teluk Kabung mulai menemukan jalan keluar. Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengungkap telah memperoleh solusi berupa penyediaan lahan khusus untuk menampung kendaraan-kendaraan tersebut.
Kabar tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menghadiri silaturahmi bersama pengurus KAN Bungus Teluk Kabung di Kantor KAN Bungus Teluk Kabung, Kamis (4/6/2026) siang.
Dalam pertemuan itu, persoalan parkir truk menjadi salah satu isu yang turut dibahas. Selama ini, keberadaan kendaraan besar yang berhenti di bahu jalan dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan.
Fadly Amran mengatakan, Pemko Padang telah melakukan komunikasi dengan berbagai pihak terkait guna mencari solusi yang dapat diterapkan dalam jangka panjang.
Hasil komunikasi tersebut, menurutnya, menghasilkan opsi pemanfaatan lahan milik Pelindo yang berada di kawasan Bungus Teluk Kabung.
“Insya Allah kami sudah dapatkan solusinya, Pelindo punya lahan sekitar 1,5 hektare yang dijadikan tempat parkir truk, nanti tidak ada lagi truk yang parkir di badan jalan,” katanya.
Keberadaan lahan parkir khusus tersebut, kata Fadly, diharapkan mampu mengakhiri kebiasaan truk berhenti di badan maupun bahu jalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.
Selain membahas persoalan parkir truk, Fadly Amran juga memaparkan sejumlah program pembangunan yang direncanakan pemerintah daerah untuk kawasan Bungus Teluk Kabung.
Dalam kesempatan itu, pengurus KAN Bungus Teluk Kabung menyambut baik berbagai rencana yang disampaikan pemerintah.
Mereka menilai komunikasi langsung antara pemerintah daerah dan unsur adat menjadi langkah penting untuk memastikan berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara tepat.
Ketua KAN Bungus Teluk Kabung, Reizul Mailis Datuak Rajo Nando menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wali Kota Padang yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga membuka ruang diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Bungus Teluk Kabung, Erman B Datuak Rajo Ibrahim, juga menilai kehadiran wali kota memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh solusi atas persoalan yang ada.
Dengan adanya rencana pemanfaatan lahan seluas sekitar 1,5 hektare tersebut, masyarakat berharap persoalan parkir truk yang selama ini menjadi keluhan dapat segera teratasi sehingga kondisi lalu lintas di Bungus Teluk Kabung menjadi lebih tertib dan nyaman. (*)
















