Pemko Padang-KAI Divre II Sumbar Sepakat Benahi Kota Tua dan Optimalkan Aset

Pemko Padang-KAI Divre II Sumbar Sepakat Benahi Kota Tua dan Optimalkan Aset

Wali Kota Padang, Fadly Amran bertemu dengan Direktur Utama PT KAI (Persero) membahas kerjasama pemanfaatan aset dan optimalisasi Kota Tua Padang. (Dok. Prokopim)

Sumbardaily.com, Padang - Pengembangan kawasan Kota Tua dan optimalisasi aset transportasi menjadi fokus utama dalam audiensi antara Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Pertemuan yang digelar di Kantor KAI Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (4/3/2026) siang itu tak hanya membahas penataan kawasan, tetapi juga menyentuh isu keselamatan perlintasan sebidang hingga peningkatan layanan KA Bandara.

Audiensi tersebut mempertemukan Wali Kota Padang Fadly Amran dengan Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin. Agenda ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antara Pemko Padang dan KAI Divre II Sumbar dalam mendorong pembangunan kota yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan itu, Fadly Amran menyampaikan tiga poin utama yang menjadi perhatian Pemko Padang. Pertama, penataan atau beautifikasi kawasan Kota Tua Padang guna memperkuat identitas kota dan mendongkrak daya tarik wisata.

Kedua, pemanfaatan lahan milik KAI untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi. Ketiga, optimalisasi aset di kawasan ground card milik KAI untuk mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Kami berterima kasih atas keterbukaan PT KAI dalam membahas berbagai peluang sinergi dan kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Semoga dapat kita realisasikan secara optimal,” ujar Fadly Amran.

Isu pemanfaatan aset menjadi salah satu angle penting dalam pertemuan tersebut. Pemko Padang melihat potensi besar lahan dan aset KAI yang dapat diintegrasikan dalam program pembangunan kota, baik untuk kebutuhan sosial maupun penguatan ekonomi lokal.

Di sisi lain, Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, menegaskan dua prioritas utama perusahaan ke depan. Pertama, peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Kedua, optimalisasi utilitas jalur kereta api, termasuk penguatan layanan KA Bandara.

“Kami fokus pada peningkatan keamanan di perlintasan sebidang. Alhamdulillah, Bapak Wali Kota menyambut baik dan diharapkan ada progres signifikan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan kesiapan KAI untuk mendorong kolaborasi bersama Pemko Padang dalam meningkatkan keterisian penumpang, khususnya pada layanan KA Bandara agar semakin diminati masyarakat.

Upaya ini dinilai penting untuk memperkuat integrasi transportasi di Kota Padang. Dengan optimalisasi jalur dan peningkatan utilitas, konektivitas masyarakat terhadap transportasi publik diharapkan semakin luas dan efisien.

Penataan Kota Tua

Terkait rencana penataan Kota Tua, KAI menyatakan dukungan penuh. Bobby Rasyidin menyebutkan bahwa KAI memiliki pengalaman dalam penataan kawasan Kota Tua di Jakarta. Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus berpedoman pada regulasi dan ketentuan yang berlaku.

Dalam komitmennya, KAI membuka ruang koordinasi terkait pemanfaatan lahan perusahaan untuk mendukung kebutuhan sosial masyarakat, termasuk rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat membentuk tim teknis. Tim ini akan dikoordinasikan secara internal oleh KAI bersama Dinas Perhubungan Kota Padang guna merumuskan langkah konkret dari seluruh kesepakatan yang dicapai.

“Kami sepakat menunjuk tim teknis yang dikoordinasikan internal oleh KAI bersama Dinas Perhubungan Kota Padang. Tim ini akan merumuskan langkah konkret dari seluruh kesepakatan yang dicapai pada pertemuan lanjutan,” ucap Bobby Rasyidin.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Humas KAI, Reza Shahab, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam sinergi antara Pemko Padang dan KAI Divre II Sumbar.

Penguatan koordinasi peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang akan menjadi prioritas melalui kerja tim teknis yang dibentuk.

KAI Divre II Sumbar memandang kolaborasi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap visi pembangunan Kota Padang yang modern, tertata, serta berorientasi pada keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan transportasi yang selamat, nyaman, dan berkelanjutan,” tutur Reza. (red)

Baca Juga

Padang Serius Sambut Porprov XVI Sumbar, Anggaran Pembinaan dan Bonus Atlet Sudah Disiapkan
Padang Serius Sambut Porprov XVI Sumbar, Anggaran Pembinaan dan Bonus Atlet Sudah Disiapkan
Remaja Aktif Ikut Subuh Mubarakah di Padang Berpeluang Dapat Hadiah Umrah Bersama Orang Tua
Remaja Aktif Ikut Subuh Mubarakah di Padang Berpeluang Dapat Hadiah Umrah Bersama Orang Tua
Jalur Dua Arah di Depan Plaza Andalas Akan Dibuka, Halte Trans Padang Akan Disiapkan
Jalur Dua Arah di Depan Plaza Andalas Akan Dibuka, Halte Trans Padang Akan Disiapkan
Mudik Lebaran 2026, Ombudsman Sumbar Soroti Kesiapan BBM, LPG dan Kereta Api
Mudik Lebaran 2026, Ombudsman Sumbar Soroti Kesiapan BBM, LPG dan Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Mulai Posko Lebaran 2026, 616 Perjalanan Kereta Api Disiapkan
KAI Divre II Sumbar Mulai Posko Lebaran 2026, 616 Perjalanan Kereta Api Disiapkan
Pemko Padang Buka Seleksi Kepala OPD, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya
Pemko Padang Buka Seleksi Kepala OPD, Ini Jadwal dan Syarat Lengkapnya