Sumbardaily.com, Padang - Pelatih Semen Padang FC Delfi Adri mengakui timnya kewalahan pada 15 menit akhir pertandingan melawan Malut United.
“Kita akui Malut United tim yang bagus. Kita kewalahan terutama di 15 menit terakhir. Karena mungkin banyak pemain kita yang cedera. Tapi menit-menit akhir kita juga punya peluang,” katanya kepada awak media usai laga.
Laga semi final Liga 2 Indonesia yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (25/2/2024) ini berakhir tanpa pemenang.
Skor imbang 1-1 menutup laga leg pertama ini. Semen Padang unggul lebih awal lewat gol Firman Juliansyah di menit ke-40.
Malut United kemudian menyamakan kedudukan lewat sundulan Hari Nur di menit ke-88 yang gagal diantisipasi Kiper Semen Padang FC Fakrurrazi.
Meski begitu, Delfi mengatakan cukup puas dengan hasil imbang tersebut sehingga bisa mencuri satu poin dari Malut United.
“Setidaknya kita sudah mencuri poin di sini. Kita nanti berusaha dan bekerja keras lagi di Padang (Leg Kedua, red). Bagaimana kita bisa mengatasi Malut,” ungkapnya.
Laga leg kedua akan dilaksanakan di Stadion H Agus Salim pada Kamis (29/2/2024). Laga tersebut akan menjadi penentu bagi Semen Padang FC dan Malut United untuk melaju ke final. (ik/red)
















