Masjid Anggota DPRD Sumbar Terbakar di Padang, Api Diduga Muncul dari Kubah

Masjid Anggota DPRD Sumbar Terbakar di Padang, Api Diduga Muncul dari Kubah

Kebakaran kubah di Masjid Raya Ahlussunnah, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Sabtu (14/3/2026) siang. Belakangan diketahui, masjid itu berada di bawah kepengurusan Anggota DPRD Sumbar, Irwan Zuldani. (Dok. Padang Fire Fighter)

Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran melanda masjid yang diketahui di bawah kepengurusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Sumbar), Irwan Zuldani, Sabtu (14/3/2026) siang.

Peristiwa tersebut menghanguskan satu unit masjid serta dua bangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ-TQA) di kawasan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji.

Kebakaran itu terjadi di Masjid Raya Ahlussunnah yang berada di Jalan Syech Umar Khalil nomor 03, RT 01 RW 03. Api pertama kali diketahui sudah membesar dari bagian kubah masjid sebelum akhirnya dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana (Kabid Ops Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan laporan kejadian diterima pada pukul 12.52 WIB.

"Lokasi kebakaran berjarak sekitar 9,3 kilometer dari Markas Komando Damkar Kota Padang di Jalan Rasuna Said. Meski jarak cukup jauh dan akses jalan menuju lokasi relatif sempit, petugas berhasil tiba dalam waktu singkat," katanya.

Dalam proses pemadaman, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan enam unit armada dengan kekuatan sekitar 70 personel. Petugas berjibaku memadamkan api yang telah membakar sebagian bangunan masjid serta dua gedung TPQ-TQA.

Menurut laporan petugas di lapangan, kebakaran bermula ketika seorang saksi bernama Fri Fatria (52) melihat kobaran api dari arah kubah masjid.

“Saksi melihat api sudah membesar dari arah kubah masjid raya ahlussunnah, kemudian saksi melaporkan ke Dinas Damkar Kota Padang,” katanya.

Akibat kejadian ini, satu unit Masjid Raya Ahlussunnah mengalami kerusakan berat, sementara dua bangunan TPQ-TQA mengalami kerusakan ringan.

Meski kebakaran sempat menimbulkan kepanikan warga dan membuat area sekitar ramai dipadati masyarakat, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. Sementara itu, petugas juga berhasil menyelamatkan aset dengan nilai sekitar Rp1 miliar dari potensi kebakaran yang lebih besar.

"Jika api tidak segera dipadamkan, kebakaran berpotensi meluas ke area sekitar seluas sekitar 300 meter persegi serta mengancam tiga bangunan lainnya di sekitar lokasi," katanya.

Selain personel Damkar Kota Padang, petugas dari PLN juga turut berada di lokasi untuk memastikan keamanan jaringan listrik selama proses pemadaman berlangsung.

"Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat berwenang," tutur pria yang akrab disapa Abi tersebut. (adl)

Baca Juga

Kebakaran depot air minum dan rumah hunian di tepi Jalan Lolong Karan, Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam.
Kebakaran Hanguskan Depot Air Minum dan Rumah di Padang, Pemilik Sempat Selamatkan Barang
Kebakaran bus pariwisata EPA Star di kawasan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa 13 Oktober 2026.
Bus EPA Star Nyaris Hangus Terbakar di Padang Saat Bawa Penumpang
Kebakaran ruko, toko, dan rumah petak di Jalan Jawa Gadut, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Senin, 12 Oktober 2026.
Kebakaran Ruko Penyimpanan BBM Serempet Bangunan Lainnya di Pauh Padang, Satu Orang Alami Luka Bakar
Agam Tambah 2 Mobil Damkar, Total Armada Kini Jadi 9 Unit
Agam Tambah 2 Mobil Damkar, Total Armada Kini Jadi 9 Unit
Petugas Damkar Kota Padang menangani kebakaran satu unit pondok di pinggir Banda Bakali Jalan Ujung Tanah, Lubuk Begalung, Rabu malam 23 September 2026.
Kebakaran Pondok di Lubuk Begalung Padang, Kerugian Capai Rp20 Juta
Pesawat Minangkabau Air terbakar setelah diserang drone rakitan dalam simulasi keadaan darurat di Bandara Internasional Minangkabau.
Satu Pesawat Terbakar di Bandara Internasional Minangkabau Gegara Drone Rakitan