Kebakaran usai Sahur di Padang, Rumah Ibu Muda Hangus Dilahap Api

Kebakaran usai Sahur di Padang, Rumah Ibu Muda Hangus Dilahap Api

Ilustrasi Kebakaran (Foto: Freepik)

Sumbardaily.com, Padang - Suasana usai sahur di bulan Ramadan 1447 Hijriah di Kota Padang mendadak berubah mencekam. Satu rumah warga di kawasan padat penduduk, Tampat Durian, belakang SMPN 28 dekat lapangan bola Parak Jariang, RT 04 RW 03, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, dilanda kebakaran pada Selasa (24/2/2026) pagi.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pada pukul 05.38 WIB atau tak lama setelah umat Islam melaksanakan makan sahur.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Kadis Damkar) Kota Padang, Budi Payan mengatakan, objek yang terbakar merupakan satu rumah tinggal.

"Api pertama kali diketahui oleh saksi bernama Desrita (51) yang melihat kobaran api disertai asap tebal dari rumah warga tersebut. Ia kemudian segera melaporkan kejadian itu ke Dinas Damkar," katanya.

Rumah yang terbakar diketahui milik Dewi (30), seorang ibu rumah tangga. Bangunan berukuran sekitar 7×9 meter persegi itu mengalami kerusakan berat.

"Meski demikian, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penghuni rumah yang terdiri dari satu kepala keluarga dengan tiga orang anggota keluarga juga dipastikan tidak mengungsi," katanya.

Dari hasil pendataan sementara, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta. Namun, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp700 juta.

"Selain itu, dua bangunan lain yang berada di sekitar lokasi nyaris terdampak, dengan potensi luas area terdampak mencapai 15x9 meter persegi," katanya.

Proses pemadaman melibatkan tiga unit armada dengan total 58 personel dari Dinas Damkar Kota Padang. Kondisi lingkungan yang padat perumahan, ramai warga, serta akses jalan yang sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan. Meski demikian, api berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih luas ke bangunan sekitar.

"Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan. Di bulan Ramadan 1447 Hijriah, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada waktu-waktu rawan seperti setelah aktivitas sahur," tutur Budi.

Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kebakaran melalui layanan darurat Call Center Padang Sigap 112 atau Mako Damkar 113. (adl)

Baca Juga

Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Kebakaran di Padang Tembus 100 Kasus hingga April 2026, Ini Penyebab Terbanyak
Sebanyak lima unit armada dan 60 personel Damkar Kota Padang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran gudang penyimpanan kayu di Jalan M Yunus belakang Budiman, Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Kamis (14/5/2026) malam.
Gudang Kayu dan Barang Bekas di Padang Terbakar, Api Nyaris Serempet Dua Bangunan Lainnya
Kondisi Armada hingga Petugas Dicek, Posko Damkar Kota Solok Disidak
Kondisi Armada hingga Petugas Dicek, Posko Damkar Kota Solok Disidak
Kebakaran rumah di Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung pada Selasa (12/5/2026) petang.
Kebakaran Rumah di Padang, Api Muncul dari Gudang Lantai Dua di Kawasan Padat Penduduk
Kebakaran Simpang Pogang Dharmasraya, Pemkab dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban
Kebakaran Simpang Pogang Dharmasraya, Pemkab dan Baznas Salurkan Bantuan untuk Korban
Rumah di Perbukitan Padang Terbakar usai Disambar Petir, Pemadaman Terkendala Akses Terjal
Rumah di Perbukitan Padang Terbakar usai Disambar Petir, Pemadaman Terkendala Akses Terjal