Sumbardaily.com, Padang - Kebakaran melanda sebuah rumah makan di Jalan Berok Raya Nomor 37, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (21/6/2025) siang.
Api yang melahap bangunan jenis ampera tersebut menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp350 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Menurut laporan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 11.45 WIB dari seorang saksi bernama Rifka Putri Handayani (36), seorang dosen yang melintas di kawasan tersebut.
Ia melihat asap tebal dan api keluar dari bangunan rumah makan, lalu segera melaporkan insiden itu ke layanan darurat Damkar. Respons cepat dilakukan oleh petugas pemadam.
Unit pemadam pertama berangkat dari markas pada pukul 11.46 WIB dan tiba di lokasi tujuh menit kemudian. Proses pemadaman api selesai sekitar pukul 12.23 WIB. Enam unit armada dan 75 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
"Bangunan yang terbakar sepenuhnya memiliki luas sekitar 150 meter persegi. Selain menghancurkan satu rumah makan milik Darmen (35), kebakaran juga mengancam beberapa bangunan lain di sekitar lokasi. Dua toko dan satu rumah hunian hampir terdampak, namun berhasil diselamatkan dengan estimasi aset bernilai Rp700 juta," kata Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Budi Payan.
Bangunan-bangunan yang nyaris terdampak, kata Budi, meliputi Toko Minang Camp yang memiliki dua orang karyawan, Toko Pangkas Rambut Sahabat dengan satu karyawan, serta satu rumah hunian yang dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total enam jiwa.
"Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini, dan tidak dilaporkan adanya warga yang mengungsi," katanya.
"Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami belum dapat mengonfirmasi sumber api, namun lokasi kejadian yang berada di kawasan padat lalu lintas dan pertokoan menjadi perhatian khusus dalam penanganan insiden," sambungnya.
Satu-satunya bangunan yang mengalami kerusakan berat adalah rumah makan Ampera Uni, sedangkan bangunan lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Petugas dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, serta PLN turut berada di lokasi untuk membantu pengamanan, pemutusan aliran listrik, dan pengaturan lalu lintas di sekitar area terdampak.
"Dinas Damkar Kota Padang mengimbau masyarakat, khususnya pemilik usaha kuliner dan bangunan di kawasan padat penduduk, untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Pemasangan alat pemadam api ringan dan pemeriksaan rutin instalasi listrik sangat disarankan guna mencegah insiden serupa di masa mendatang," katanya.
Bagi warga Kota Padang yang membutuhkan layanan darurat kebakaran, Dinas Damkar menyediakan call center di nomor 112 (Padang Sigap) dan 113. Informasi lebih lanjut juga bisa diperoleh melalui kanal media sosial resmi @padangfirefighter di berbagai platform. (dil)
















