KAI Divre II Sumbar Kirim Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang

KAI Divre II Sumbar Kirim Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang

KAI menyerahkan bantuan tahap kedua untuk korban banjir bandang dan cuaca ekstrem. (Dok. KAI Divre II Sumbar)

Sumbardaily.com, Padang - Gelombang cuaca ekstrem yang memicu banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) kembali menyisakan dampak panjang bagi ribuan warga.

Di tengah proses pemulihan yang masih berlangsung, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar kembali mengirimkan bantuan tahap kedua untuk korban terdampak, Sabtu (29/11/2025).

Pengiriman ini menjadi lanjutan dari dukungan sebelumnya sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam merespons situasi bencana yang masih dirasakan masyarakat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyebutkan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga terdampak banjir bandang.

Ia mengatakan, bahwa penyaluran tahap kedua ini dirancang untuk melengkapi kebutuhan dasar yang belum terpenuhi pada distribusi sebelumnya.

Menurutnya, masyarakat di daerah terdampak masih menghadapi keterbatasan pasokan pangan, kebutuhan harian, serta perlengkapan yang menunjang aktivitas di pengungsian.

Bantuan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, telur, bihun, minyak goreng, susu serta air mineral.

Selain itu, keluarga penyintas banjir juga menerima paket kebutuhan keluarga berisi lotion antinyamuk, minyak kayu putih, pembalut, dan perlengkapan dasar lainnya.

KAI turut memberikan selimut, terpal, dan sejumlah barang logistik lain dengan nilai total Rp50 juta.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Sigit Nurochmat Hidayat, kepada Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Era Sukma Munaf di Kantor BPBD Sumatera Barat.

Reza menuturkan bahwa berbagai aksi sosial yang dilaksanakan KAI merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Sepanjang 2024, total bantuan TJSL yang telah disalurkan mencapai Rp399.997.451. Hingga akhir November 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi Rp552.599.151.

Menurutnya, penguatan program TJSL dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang, terutama pada wilayah yang rentan bencana.

Sigit Nurochmat Hidayat menambahkan bahwa upaya sosial KAI tidak berhenti pada distribusi bantuan, melainkan hadir sebagai dukungan berkelanjutan bagi masyarakat yang tengah bangkit dari bencana.

Ia menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen memastikan setiap bantuan benar-benar menjawab kebutuhan warga, khususnya mereka yang masih tinggal di lokasi pengungsian pasca banjir bandang dan longsor.

Di sisi lain, Kalaksa BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, menyampaikan apresiasi atas dukungan KAI Divre II.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan BUMN sangat berpengaruh terhadap percepatan pemulihan masyarakat, terutama mereka yang kehilangan tempat tinggal dan masih bertahan di tenda darurat.

Menurutnya, bantuan yang datang secara bertahap menunjukkan bahwa penyintas tidak menghadapi bencana ini seorang diri.

Reza kembali menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga agar distribusi bantuan lebih tepat sasaran. Ia menyebutkan bahwa koordinasi dengan BPBD dan berbagai pihak lain menjadi kunci agar penanganan kebutuhan warga berlangsung cepat dan terukur.

KAI Divre II Sumbar, katanya, akan terus memperkuat kontribusi dalam pemulihan serta memastikan bantuan tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga berkelanjutan.

Melalui penyaluran bantuan tahap kedua ini, KAI berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, terutama bagi warga yang kehilangan rumah dan masih berada di pengungsian.

Selain menyediakan layanan transportasi, KAI menegaskan perannya sebagai mitra masyarakat dalam situasi krisis.

"Komitmen tersebut akan terus dijaga demi memastikan kehadiran KAI memberikan manfaat yang konsisten dan nyata bagi masyarakat Sumatera Barat," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Tekan Risiko Kecelakaan Kereta Api, Perlintasan Liar di Padang Pariaman Ditutup
Tekan Risiko Kecelakaan Kereta Api, Perlintasan Liar di Padang Pariaman Ditutup
Peringatan Dini Cuaca Sumbar: Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Terjadi 6-8 Mei 2026
Peringatan Dini Cuaca Sumbar: Hujan Sedang hingga Lebat Berpotensi Terjadi 6-8 Mei 2026
165 Penjaga Perlintasan Kereta Api di Sumbar Aktif Lagi, Kemenhub Tanggung Pembiayaan
165 Penjaga Perlintasan Kereta Api di Sumbar Aktif Lagi, Kemenhub Tanggung Pembiayaan
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar Tembus 102 Persen saat Libur Panjang
Lonjakan Penumpang Kereta Api di Sumbar Tembus 102 Persen saat Libur Panjang
KAI Divre II Sumbar Perketat Mitigasi Risiko usai Kebijakan Penghentian Penjagaan Perlintasan Sebidang
KAI Divre II Sumbar Perketat Mitigasi Risiko usai Kebijakan Penghentian Penjagaan Perlintasan Sebidang
Audit ISO 27001 di KAI Divre II Sumbar Berakhir Tanpa Temuan, Apa Artinya?
Audit ISO 27001 di KAI Divre II Sumbar Berakhir Tanpa Temuan, Apa Artinya?