Sumbardaily.com, Padang - Kota Padang dilanda bencana akibat hujan deras dan angin kencang pada Kamis malam (27/3/2025), yang mengakibatkan kerusakan dan gangguan di sejumlah wilayah.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mencatat sembilan lokasi terdampak dengan berbagai kerusakan.
Bencana yang terjadi meliputi pohon tumbang, angin puting beliung, hingga longsor di enam kecamatan berbeda.
Di antaranya, Kecamatan Koto Tangah, Nanggalo, Lubuk Kilangan, Padang Selatan, Padang Barat, dan Bungus Teluk Kabung menjadi wilayah paling terdampak.
Kondisi terparah terjadi di Asrama TNI AD Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, di mana 18 rumah mengalami kerusakan akibat angin puting beliung. Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam kejadian tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa instansinya telah menerjunkan tim gabungan untuk melakukan pembersihan dan evakuasi.
"Tim dari BPBD, Dinas PUPR, dan relawan telah bergerak cepat menangani dampak bencana agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman," katanya, Jumat (28/3/2025).
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, langsung meninjau lokasi terdampak di Asrama TNI AD Kampung Lapai.
Ia menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga terdampak dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
Rincian kerusakan mencakup enam lokasi pohon tumbang, satu lokasi angin puting beliung, dan dua lokasi longsor.
Beberapa wilayah yang mengalami kerusakan antara lain Jalan Pasir Jambak, Lubuk Minturun, Bandar Buat, Bukit Gado-Gado, Mata Air, Samudra Pantai Padang, dan Parak Batuang Labuahan Tarok.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk menangani dampak bencana. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang," tuturnya. (red)
















