Ekonomi Melemah, Masihkah Liburan Jadi Prioritas Publik Indonesia?

Ekonomi Melemah, Masihkah Liburan Jadi Prioritas Publik Indonesia?

Ilustrasi Liburan (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com – Ketidakpastian kondisi ekonomi dalam negeri membuat masyarakat Indonesia semakin berhati-hati dalam membelanjakan uangnya, termasuk untuk kebutuhan sekunder seperti liburan dan rekreasi. Survei terbaru dari perusahaan riset konsumen Snapcart mengungkapkan bahwa mayoritas warga Indonesia kini mulai mengurangi pengeluaran untuk hal-hal non-prioritas demi menjaga stabilitas keuangan pribadi.

Survei yang dilakukan secara daring pada Mei 2025 terhadap 1.993 responden ini menunjukkan bahwa 41 persen responden menilai kondisi ekonomi saat ini lebih buruk dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hanya 37 persen yang merasa situasi masih sama, sementara 22 persen lainnya menilai keadaan ekonomi justru membaik.

Pandangan negatif terhadap perekonomian ini dipicu oleh kenaikan harga kebutuhan pokok, yang dirasakan oleh 35 persen responden. Selain itu, kekhawatiran terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK) juga mencuat, dengan 21 persen responden menyebutnya sebagai faktor utama yang membebani ekonomi keluarga. Kekurangan lapangan kerja turut disoroti oleh 14 persen responden, dan 10 persen lainnya menilai daya beli masyarakat terus menurun.

Dampak dari tekanan ekonomi ini terlihat jelas dalam pola konsumsi publik. Sebanyak 57 persen responden mengaku mengurangi anggaran untuk liburan dan wisata selama 6 hingga 12 bulan terakhir. Selain itu, 52,48 persen memutuskan memangkas belanja untuk fesyen dan aksesori, sementara 51,98 persen memilih berhemat saat makan di luar atau di restoran.

Sebagai salah satu bentuk konsumsi sekunder, pengeluaran untuk kegiatan liburan kini menjadi salah satu yang paling terdampak. Snapcart mencatat bahwa 38 persen responden hanya mengalokasikan dana kurang dari Rp250.000 untuk kebutuhan rekreasi dalam tiga hingga enam bulan terakhir.

Sebagian kecil lainnya, meskipun tidak signifikan, membelanjakan antara Rp250.000 hingga Rp500.000. Hanya sekitar 8 persen responden yang masih mengeluarkan dana lebih dari Rp3 juta untuk liburan.

Namun, perbedaan mencolok terlihat saat pengeluaran tersebut dikaitkan dengan status ekonomi responden. Di kalangan responden berpenghasilan tinggi, sebanyak 18 persen masih mampu menghabiskan lebih dari Rp3 juta untuk liburan dan rekreasi. Angka ini jauh di atas rata-rata nasional dan sangat kontras dengan kelompok ekonomi bawah, di mana hanya 5 persen responden yang mampu mengalokasikan dana serupa.

Survei ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumsi masyarakat. Sebanyak 39 persen responden menyatakan bahwa urgensi suatu produk atau layanan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan pembelian. Dalam situasi ekonomi yang penuh tekanan, hanya produk atau jasa yang dianggap benar-benar penting yang akan diprioritaskan.

Selain itu, 33 persen responden mempertimbangkan potensi keuntungan jangka panjang dari barang atau jasa yang dibeli. Faktor harga, termasuk diskon dan promosi, ternyata hanya menjadi pertimbangan utama bagi 17 persen responden. (pooke)

Baca Juga

Imlek dan Liburan Panjang, Tiket Perjalanan Kereta Api di Sumbar Nyaris Ludes
Imlek dan Liburan Panjang, Tiket Perjalanan Kereta Api di Sumbar Nyaris Ludes
Libur Nataru, KAI Divre II Sumbar Sediakan 128 Ribu Kursi, Ini Rute Paling Diminati
Libur Nataru, KAI Divre II Sumbar Sediakan 128 Ribu Kursi, Ini Rute Paling Diminati
Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera, GUA Lokal Gelar Kumpul IV
Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera, GUA Lokal Gelar Kumpul IV
Cari Kerja di Padang? BTPN Syariah Buka Peluang Karier untuk Lulusan SMA dan S1
Cari Kerja di Padang? BTPN Syariah Buka Peluang Karier untuk Lulusan SMA dan S1
Beebot Turbo Clash Jadi Magnet di Padang, Ratusan Modifikator Tampil Unjuk Gaya
Beebot Turbo Clash Jadi Magnet di Padang, Ratusan Modifikator Tampil Unjuk Gaya
iPhone 18 Pro dan Pro Max Siap Rilis, Ini Bocoran Warna dan Desain Terbarunya
iPhone 18 Pro dan Pro Max Siap Rilis, Ini Bocoran Warna dan Desain Terbarunya