Sumbardaily.com, Padang Panjang – Jalur Padang–Padang Panjang via Lembah Anai akhirnya kembali dibuka untuk kendaraan roda dua mulai Senin (8/12/2025), setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) merampungkan jalur darurat yang dapat dilalui sepeda motor pascaputus akibat banjir bandang.
Keputusan ini diambil setelah tim teknis memastikan kondisi lintasan sementara tersebut cukup aman untuk dilakukan uji coba operasional.
Pengumuman pembukaan jalur itu disampaikan perwakilan BPJN Sumbar, Noor Arias Syamsul, saat peninjauan di kawasan Jembatan Kembar, Minggu (7/12/2025).
Informasi tersebut turut disaksikan Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi, serta unsur pemerintah terkait lainnya.
Menurut Noor Arias, pembukaan jalur ini masih bersifat terbatas karena sejumlah perbaikan pada jalur darurat masih terus dilakukan. Namun, mengingat kebutuhan mobilitas masyarakat dan pentingnya akses Padang–Padang Panjang, uji coba tetap diberlakukan dengan pengawasan ketat.
“Jika cuaca mendukung, uji coba untuk kendaraan roda dua akan mulai Senin pagi,” ujarnya.
Akses uji coba tersebut akan dibuka dua kali sehari, yakni pukul 06.00–08.00 WIB dan 16.30–18.30 WIB. Selama tiga hari masa uji coba, tim teknis akan terus melakukan evaluasi untuk memastikan tidak ada kerusakan tambahan pada lintasan, sekaligus memastikan seluruh aspek keselamatan pengguna jalan terpenuhi.
Meski jalur darurat sudah dapat dimanfaatkan, Noor Arias menegaskan bahwa faktor cuaca tetap menjadi penentu utama. Jika kondisi di kawasan Lembah Anai—yang dikenal rawan perubahan cuaca ekstrem—tidak memungkinkan, akses akan kembali ditutup sementara.
“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas, sehingga pembukaan dapat dihentikan sewaktu-waktu bila terjadi kondisi cuaca buruk,” katanya.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyambut baik langkah BPJN membuka kembali jalur tersebut. Ia menilai keberadaan akses itu sangat vital bagi aktivitas masyarakat, terutama sebagai jalur nasional yang menghubungkan berbagai daerah di Sumbar.
Hendri juga mengimbau pengendara yang melintas agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Hal senada disampaikan Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro. Ia menekankan bahwa masyarakat wajib mengutamakan keselamatan saat melintas di kawasan tersebut.
Ia juga menjelaskan bahwa jalur darurat di bagian atas hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, sementara jalur yang disiapkan BPJN khusus untuk pengguna sepeda motor.
“Jika cuaca tidak mendukung, akses akan langsung kami tutup kembali demi keselamatan pengendara,” ujarnya.
Pembukaan jalur terbatas ini menjadi langkah awal pemulihan mobilitas masyarakat setelah bencana banjir bandang merusak akses utama Lembah Anai. Pemerintah dan aparat terus melakukan percepatan penanganan agar jalur nasional tersebut dapat berfungsi penuh kembali dalam waktu secepatnya. (red)
















