Buka Pertemuan Pilar Sosial ke-V, Supardi Ingatkan Bahaya Pekat

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengingatkan masyarakat bahaya penyakit masyarakat (pekat) dan dampak negatif penyimpangan perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Hal itu diungkapkan Supardi saat membuka kegiatan Pertemuan Pilar-Pilar Sosial Angkatan keaV bersama warga Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kita, Rabu (14/6/2023) di Bukittingi.

“Penyakit masyarakat adalah masalah sosial yang timbul dari kurangnya pendidikan terutama ilmu agama. Peran orangtua, ninik mamak, pemuka agama dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan dalam mencegah timbulnya masalah ini,” ujar Supardi.

Selain Pekat, lanjut Supardi, masalah yang juga harus diwaspadai perkembangannya adalah perilaku seks menyimpang yang dikenal dengan istilah LGBT. Perilaku menyimpang ini sangat menyalahi norma dan ajaran agama, yang tanpa disadari telah berkembang.

“LGBT justru menjangkiti kaum terpelajar dan mahasiswa. Orangtua harus menyadari ini dan harus melakukan upaya pencegahan dengan memberikan tuntunan agama yang baik kepada anak-anak,” kata Supardi.

Baca Juga:

Unand Kirim 10 Mahasiwa Ikuti Olimpiade ONMIPA-PT di ITB

Menurut, masalah Pekat harus dihadapi dengan serius. Selain melalui sosialisasi, pemerintah dan DPRD juga telah berupaya melakukan pencegahan melalui regulasi.

“Namun, berbagai upaya tersebut harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat, agar bisa efektif dalam rangka membina anak-anak bangsa untuk menciptakan generasi masa depan yang berkualitas,” kata Supardi.

Supardi berharap melalui kegiatan Pertemuan Pilar-Pilar Sosial ini seluruh elemen masyarakat dapat saling peduli terhadap sesama. Saling mengingatkan satu sama lain agar permasalahan yang ada dapat diatasi.

“Kita adalah makhluk sosial, kita tidak bisa hidup sendiri di muka bumi ini. Mari saling peduli. Ibarat Lidi, kalau hanya satu atau dua batang tidak ada gunanya, tapi kalau banyak maka akan kuat dan dapat membersihkan seluruh sampah-sampah yang ada,” tutup Supardi. (*)

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BNI: Dua Pejabat Bank Belum Ditahan
Kasus Dugaan Korupsi Kredit Fiktif BNI: Dua Pejabat Bank Belum Ditahan
Penyelesaian Damai Kasus Oknum Guru Menyimpang di Padang Dipertanyakan, Pengamat Ingatkan Risiko Berulang
Penyelesaian Damai Kasus Oknum Guru Menyimpang di Padang Dipertanyakan, Pengamat Ingatkan Risiko Berulang
Dugaan Perilaku Menyimpang Oknum Guru di Toilet Masjid, Satpol PP Padang Pilih Jalur Kekeluargaan
Dugaan Perilaku Menyimpang Oknum Guru di Toilet Masjid, Satpol PP Padang Pilih Jalur Kekeluargaan
Kasus Dugaan LGBT di Kawasan Masjid, Satpol PP Padang Periksa Oknum Guru Sekolah
Kasus Dugaan LGBT di Kawasan Masjid, Satpol PP Padang Periksa Oknum Guru Sekolah
Oknum Guru Sekolah di Padang Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Kamar Mandi Masjid
Oknum Guru Sekolah di Padang Diduga Terlibat Hubungan Sesama Jenis di Kamar Mandi Masjid
Eks Bupati Dharmasraya Buka Suara Soal Video Viral, Ini Penjelasan Lengkapnya
Eks Bupati Dharmasraya Buka Suara Soal Video Viral, Ini Penjelasan Lengkapnya