BPBD Padang Rutin Periksa Sirine Peringatan Dini di 25 Titik Rawan Bencana

BPBD Padang Rutin Periksa Sirine Peringatan Dini di 25 Titik Rawan Bencana

Salah satu sirine tsunami di Kota Padang. (Dok. Pusdalops PB)

Sumbardaily.com, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, terutama gempa bumi dan tsunami.

Setiap tanggal 26 setiap bulannya, tim BPBD Padang melaksanakan pemeriksaan dan pemeliharaan rutin terhadap perangkat Early Warning System (EWS) yang tersebar di sejumlah titik rawan bencana di wilayah kota ini.

Sebanyak 25 titik EWS, yang mencakup sistem sirine dan alat peringatan dini lainnya, diperiksa untuk memastikan seluruh perangkat tetap berfungsi optimal.

Langkah ini diambil agar masyarakat dapat segera mendapatkan peringatan jika sewaktu-waktu terjadi potensi bencana alam.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya penting pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan warga.

“Kami rutin mengecek fungsi sirine serta jaringan pendukungnya. Dengan pemeriksaan berkala, kami memastikan sistem ini dapat bekerja maksimal saat dibutuhkan untuk memberikan peringatan dini kepada masyarakat,” ujar Hendri.

Ia menambahkan, keberadaan EWS sangat krusial untuk keselamatan penduduk yang tinggal di kawasan rawan gempa bumi dan tsunami.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim BPBD meliputi pengecekan sinyal, sambungan listrik, cadangan baterai, hingga komponen pendukung lainnya.

Bila ditemukan kendala teknis, BPBD segera mengambil langkah perbaikan atau melaporkannya kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Selain itu, BPBD Padang juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga dan tidak merusak perangkat EWS yang terpasang di lingkungan mereka. Kesadaran kolektif warga dinilai penting demi mendukung fungsi EWS sebagai alat penyelamat jiwa.

Dengan pengecekan rutin ini, BPBD Kota Padang berharap sistem peringatan dini selalu dalam kondisi siap pakai, sehingga dapat memberikan respon cepat dan akurat saat keadaan darurat terjadi.

"Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata keseriusan BPBD Padang dalam membangun budaya siaga bencana demi keselamatan seluruh lapisan masyarakat," tuturnya. (adl)

Baca Juga

Pohon Tumbang di Pusat Kota Padang, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
Pohon Tumbang di Pusat Kota Padang, Arus Lalu Lintas Sempat Terganggu
Banjir Bandang Terjang Pasa Lalang Kuranji Padang, Dinding Tiga Rumah Warga Jebol
Banjir Bandang Terjang Pasa Lalang Kuranji Padang, Dinding Tiga Rumah Warga Jebol
Cuaca Ekstrem Datang Tiba-tiba di Padang, Warga Pasa Lalang Kuranji Terjebak Luapan Sungai dan Dievakuasi
Cuaca Ekstrem Datang Tiba-tiba di Padang, Warga Pasa Lalang Kuranji Terjebak Luapan Sungai dan Dievakuasi
Mandi-mandi di Ujung Batu Berujung Duka, Dua Anak di Padang Meninggal Dunia Terseret Arus
Mandi-mandi di Ujung Batu Berujung Duka, Dua Anak di Padang Meninggal Dunia Terseret Arus
Krisis Air Bersih, BPBD Padang Intensifkan Distribusi Air ke Warga
Krisis Air Bersih, BPBD Padang Intensifkan Distribusi Air ke Warga
80 Persen Korban Bencana di Padang Sudah Terima Dana Tunggu Hunian
80 Persen Korban Bencana di Padang Sudah Terima Dana Tunggu Hunian