Sumbardaily.com, Padang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mengambil tindakan cepat dalam menangani dampak cuaca ekstrem yang melanda kota tersebut pada Jumat (21/6/2024).
Cuaca buruk berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir telah mengakibatkan pohon tumbang di berbagai lokasi serta angin puting beliung yang merusak rumah warga.
Kepala BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton menyatakan bahwa tim gabungan dari BPBD dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak.
"Tim kami telah melakukan penanganan darurat terhadap kejadian pohon tumbang dan dampak angin puting beliung yang terjadi dalam dua hari terakhir," ujarnya.
Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kota Padang, hingga Jumat sore tercatat 12 pohon tumbang yang tersebar di enam kecamatan.
Sebagian besar pohon tumbang ini mengakibatkan gangguan akses jalan, sementara beberapa menimpa bangunan milik warga.
"Prioritas utama kami adalah mengevakuasi pohon-pohon tumbang untuk memulihkan akses jalan dan menjamin keselamatan warga," ungkap Hendri Zulviton.
Tim BPBD telah melakukan pembersihan dan pemindahan material pohon tumbang di lokasi-lokasi yang terdampak.
Sementara itu, untuk menangani dampak angin puting beliung di Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, BPBD Kota Padang bersama Forkopimca setempat telah menyalurkan bantuan darurat.
"Kami telah mendistribusikan bantuan berupa selimut, kasur, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga yang terdampak," jelasnya.
Meskipun cuaca ekstrem ini menyebabkan kerusakan material yang cukup signifikan, Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
"Namun, kami mencatat satu kasus luka ringan di daerah Mata Air akibat pohon tumbang," tambah Hendri Zulviton.
BPBD Kota Padang terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penanganan yang efektif.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan.
Untuk mengantisipasi kejadian serupa, BPBD Kota Padang telah meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat.
"Kami telah mempersiapkan personel dan peralatan tambahan untuk merespon dengan cepat jika terjadi insiden serupa," sebutnya.
Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang juga telah dikerahkan untuk membantu proses pembersihan dan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat cuaca ekstrem ini. Fokus utama diberikan pada pemulihan akses jalan dan perbaikan fasilitas umum yang terdampak.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang mengeluarkan peringatan akan potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.
BPBD Kota Padang juga menghimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika terjadi kejadian serupa di lingkungan mereka. (red)
















