BMKG: Agam Diguyur Hujan Lebat, Ini Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 27 November 2025

BMKG: Agam Diguyur Hujan Lebat, Ini Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 27 November 2025

Ilustrasi hujan. (Foto: Dok. Pixabay)

Sumbardaily.com, Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Kamis (27/11/2025). Berdasarkan data resmi yang tercantum di laman BMKG, hampir seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini diproyeksikan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi sepanjang hari. Kelembapan udara pun tercatat tinggi, yakni berada pada kisaran 85 persen hingga 99 persen, yang menandai dominasi cuaca basah di seluruh wilayah Sumbar.

Di Kabupaten Agam, BMKG memperingatkan potensi hujan lebat dengan suhu harian antara 20–21 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 97–99 persen. Kondisi ini dinilai cukup berisiko mengingat karakter geografis Agam yang memiliki banyak kawasan rawan bencana. Ancaman longsor dan banjir bandang diperkirakan dapat meningkat pada sejumlah titik yang kerap terdampak saat curah hujan ekstrem terjadi.

Wilayah lain seperti Padang Pariaman dan Kota Padang diprakirakan menghadapi hujan sedang. Padang Pariaman akan berada pada suhu 23–24 derajat Celsius dengan kelembapan 97–98 persen, sedangkan Kota Padang diprediksi bersuhu 21–22 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang sama. Kondisi ini menandakan potensi hujan berkepanjangan yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, termasuk arus lalu lintas dan kegiatan pesisir.

Sejumlah daerah lain di Sumbar—Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pasaman, Pesisir Selatan, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Pasaman Barat—masuk dalam kategori hujan ringan. Suhu udara di wilayah tersebut diperkirakan berada pada rentang 19–27 derajat Celsius, dengan kelembapan antara 85 persen hingga 99 persen. Meskipun intensitas hujan tidak setinggi wilayah barat garis pantai, masyarakat tetap diminta waspada terhadap genangan air dan perubahan cuaca mendadak.

Pada wilayah perkotaan, BMKG memperkirakan hujan sedang berpotensi berlangsung sepanjang hari di Kota Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh, Solok, dan Pariaman. Adapun Kota Sawahlunto serta beberapa area di Kepulauan Mentawai diprediksi hanya mengalami hujan ringan, dengan tingkat kelembapan yang sedikit lebih rendah, yakni berkisar 85–90 persen.

BMKG mengimbau masyarakat Sumbar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan munculnya cuaca ekstrem, terutama pada wilayah yang diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat. Warga juga diingatkan agar menghindari kawasan rawan longsor, memperhatikan kondisi drainase lingkungan, serta memastikan kesiapan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Curah hujan yang merata hampir di seluruh kabupaten dan kota Sumbar hari ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah mitigasi. Koordinasi lintas sektor dinilai diperlukan guna mencegah dampak lebih besar dari potensi bencana hidrometeorologi yang dapat muncul sewaktu-waktu. (pooke)

Baca Juga

Kunjungi Padang, Menaker Yassierli Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Generasi Muda
Kunjungi Padang, Menaker Yassierli Siapkan Pelatihan IT bagi 3.100 Generasi Muda
Banjir Tanah Datar Belum Sepenuhnya Surut, BNPB Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi
Banjir Tanah Datar Belum Sepenuhnya Surut, BNPB Ingatkan Ancaman Hidrometeorologi
Pemprov Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Rusak Capai 100 Persen
Pemprov Sumbar Klaim Rehabilitasi Lahan Pertanian Rusak Capai 100 Persen
Cuaca Ekstrem di Padang, Wali Kota Fadly Amran Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Cuaca Ekstrem di Padang, Wali Kota Fadly Amran Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Sumbar Siaga El Nino, Daerah Diminta Segera Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
Sumbar Siaga El Nino, Daerah Diminta Segera Petakan Wilayah Rawan Kekeringan
Kasus TBC di Sumbar Masih Tinggi, Wamenkes Sebut Pengobatan Harus 100 Persen
Kasus TBC di Sumbar Masih Tinggi, Wamenkes Sebut Pengobatan Harus 100 Persen