Awas! BMKG Deteksi Potensi Cuaca Ekstrem di Sumbar, Ini Daftar Wilayahnya

Awas! BMKG Deteksi Potensi Cuaca Ekstrem di Sumbar, Ini Daftar Wilayahnya

Ilustrasi Cuaca Ekstrem (Foto: Dok Istimewa)

Sumbardaily.com, Padang – Warga Sumatera Barat (Sumbar) diimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada Selasa (11/11/2025). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca yang menunjukkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah wilayah sejak pukul 15.20 WIB. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 17.30 WIB.

Fenomena ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer lokal yang cukup aktif di wilayah Sumbar. BMKG mencatat, awan konvektif yang tumbuh di berbagai daerah menyebabkan peningkatan intensitas hujan, disertai hembusan angin kencang yang dapat berpotensi menimbulkan pohon tumbang, genangan air, hingga longsor di wilayah dengan topografi curam.

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Dalam laporan resmi BMKG, sejumlah daerah di Sumbar terpantau berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Daerah tersebut meliputi:

  • Kabupaten Pesisir Selatan: Lengayang.
  • Kabupaten Solok: Danau Kembar.
  • Kabupaten Tanah Datar: X Koto, Lintau Buo.
  • Kabupaten Padang Pariaman: Lubuk Alung, Batang Anai, 2 X 11 Enam Lingkung, V Koto Kampung Dalam, Sintuak Toboh Gadang, V Koto Timur, 2 X 11 Kayu Tanam, Patamuan, dan Enam Lingkung.
  • Kabupaten Agam: Tanjung Raya, Matur, IV Koto, Kamang Magek, Malalak.
  • Kabupaten Lima Puluh Kota: Suliki, Pangkalan Koto Baru, Akabiluru.
  • Kabupaten Kepulauan Mentawai: Sipora Selatan.
  • Kabupaten Dharmasraya: Koto Besar.
  • Kota Padang: Lubuk Kilangan, Koto Tangah, dan sekitarnya.

Potensi Cuaca Ekstrem Meluas

BMKG juga memperingatkan bahwa potensi hujan dan angin kencang tersebut dapat meluas ke berbagai wilayah lain di Sumbar. Daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:

  • Kabupaten Pesisir Selatan: Koto XI Tarusan.
  • Kabupaten Solok: Gunung Talang, Kubung, X Koto Singkarak, Junjung Sirih.
  • Kabupaten Sijunjung: Koto VII, Sumpur Kudus.
  • Kabupaten Tanah Datar: Batipuh, Tanjung Emas, Padang Ganting, Lintau Buo Utara, Batipuah Selatan.
  • Kabupaten Padang Pariaman: VII Koto Sungai Sarik, IV Koto Aur Malintang, Ulakan Tapakih, Padang Sago.
  • Kabupaten Agam: Lubuk Basung, Banuhampu, Ampek Angkek, Baso, Tilatang Kamang, Pelembayan, Sungai Pua, Candung.
  • Kabupaten Lima Puluh Kota: Guguak, Payakumbuh, Harau, Kapur IX, Lareh Sago Halaban, Mungka.
  • Kabupaten Kepulauan Mentawai: Siberut Utara, Siberut Barat, Siberut Barat Daya, Sipora Utara.
  • Kabupaten Dharmasraya: Koto Baru, Sungai Rumbai, Koto Salak, Asam Jujuhan.
  • Kota Padang: Padang Selatan, Padang Timur, Padang Barat, Padang Utara, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Begalung, Pauh, Kuranji, dan Nanggalo.
  • Kota Sawahlunto: Talawi.
  • Kota Padang Panjang: Padang Panjang Timur, Padang Panjang Barat.
  • Kota Bukittinggi: Guguak Panjang, Mandiangin Koto Selayan, dan Aur Birugo Tigo Baleh.

Warga Diimbau Waspada

BMKG mengimbau masyarakat di seluruh wilayah terdampak agar lebih waspada terhadap potensi banjir lokal, genangan air, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat angin kencang. Warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai, perbukitan, serta wilayah pesisir diminta untuk memantau informasi cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG.

Petugas juga mengingatkan agar masyarakat menunda aktivitas luar ruangan ketika hujan lebat disertai petir terjadi. Selain itu, pengendara kendaraan bermotor diimbau berhati-hati karena jarak pandang dapat menurun secara signifikan.

Hingga pukul 15.10 WIB, sistem pemantauan BMKG masih menunjukkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Sumbar bagian tengah dan selatan. Kondisi ini diperkirakan bertahan hingga sore hari, terutama di kawasan pesisir barat dan pegunungan tengah. (fru)

Baca Juga

Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Kata Bupati Padang Pariaman Soal Pembebasan Lahan Tol Sicincin–Bukittinggi
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Tembus Rp25,23 Triliun
Perbankan hingga Fintech Menguat, Sektor Jasa Keuangan Sumbar Catat Tren Positif
Perbankan hingga Fintech Menguat, Sektor Jasa Keuangan Sumbar Catat Tren Positif
Platform Jua Rumah Hadir di Sumbar, Solusi Baru Jual Beli Properti Tanpa Ribet
Platform Jua Rumah Hadir di Sumbar, Solusi Baru Jual Beli Properti Tanpa Ribet
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Pelabuhan Teluk Tapang Masuki Tahap Awal
Pembangunan Infrastruktur Penunjang Pelabuhan Teluk Tapang Masuki Tahap Awal
Warga Terdampak Bencana Tanah Datar Mulai Tempati 66 Huntara Baru
Warga Terdampak Bencana Tanah Datar Mulai Tempati 66 Huntara Baru