96 Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Agam, Jadwal Ujian Semester Disesuaikan

96 Sekolah Terdampak Banjir Bandang di Agam, Jadwal Ujian Semester Disesuaikan

Ilustrasi Sekolah (Foto: Pexels)

Sumbardaily.com, Agam – Jadwal ujian semester bagi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat akibat banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) dipastikan akan menyesuaikan. Sejumlah satuan pendidikan di daerah paling parah terdampak tidak memungkinkan melaksanakan ujian sesuai kalender semula karena sebagian gedung sekolah rusak dan sebagian lainnya digunakan sebagai posko darurat.

Kebijakan penyesuaian ini disampaikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam melalui Kepala Bidang SD dan Kebudayaan, Fadli, saat ditemui di Posko I Kabupaten Agam, Selasa (2/11/2025). Ia menjelaskan bahwa kondisi di lapangan membuat proses belajar mengajar harus beradaptasi dengan situasi darurat.

“Beberapa sekolah tidak bisa menggelar ujian tepat waktu karena fasilitasnya terdampak bencana. Kami menyiapkan penyesuaian agar proses penilaian tetap berjalan,” ujar Fadli, dikutip Rabu (3/12/2025).

Sementara itu, untuk sekolah yang tidak terdampak bencana, ujian semester I Tahun Ajaran 2025–2026 tetap dijadwalkan pada 8 Desember 2025. Namun, sekolah-sekolah di wilayah terdampak berat seperti Malalak, Palembayan, dan Maninjau akan mendapat fleksibilitas. Setiap sekolah diberikan ruang untuk mengatur ulang jadwal ujian setelah proses pembersihan dan pemulihan struktur bangunan selesai.

Langkah adaptif itu dilakukan menyusul keputusan dinas yang sejak 27 November 2025 menetapkan seluruh proses belajar mengajar di Kabupaten Agam berlangsung secara daring. Kebijakan ini diambil untuk memastikan keselamatan siswa dan guru sekaligus memberi waktu bagi sekolah-sekolah melakukan pemulihan.

Fadli mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat 96 lembaga pendidikan yang terdampak banjir bandang, mulai dari TK/PAUD hingga SMP. “Khusus lembaga TK/PAUD yang terdampak, kegiatan belajar diliburkan sementara waktu,” katanya.

Di sisi lain, beberapa guru turut melakukan pembersihan ruang kelas serta inventaris sekolah. Sejumlah fasilitas pendidikan mengalami kerusakan cukup parah, termasuk SDN 05 Kayu Pasak yang hingga kini belum memungkinkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara normal.

Untuk sekolah yang tidak terdampak, kegiatan tatap muka direncanakan kembali dimulai pada 4 Desember 2025. Meski demikian, dinas tetap melakukan evaluasi berkala untuk memastikan keamanan proses pembelajaran.

Selain penanganan teknis, dukungan solidaritas juga mengalir dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), yang menggalang dana guna membantu satuan pendidikan yang mengalami kerusakan paling berat. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan layanan pendidikan di berbagai titik yang terdampak.

Dengan berbagai langkah tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam menargetkan kegiatan pembelajaran dapat kembali pulih secara bertahap. “Kami tetap berupaya menjaga kualitas pembelajaran meskipun dalam kondisi bencana,” ujar Fadli. (red)

Baca Juga

Pemkab Agam Cari Solusi Kemacetan Padang Lua, Petugas akan Ditempatkan di Kawasan Pasar
Pemkab Agam Cari Solusi Kemacetan Padang Lua, Petugas akan Ditempatkan di Kawasan Pasar
Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Medison Dilantik Jadi Sekda Dharmasraya, Bupati Annisa Tekankan Reformasi Birokrasi
Korban Bencana Sumatera Gugat Negara, Kerusakan di Sumbar Tembus Rp 33,52 Triliun
Korban Bencana Sumatera Gugat Negara, Kerusakan di Sumbar Tembus Rp 33,52 Triliun
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya
Korban Longsor Agam Jalani Perawatan di RSAM Bukittinggi, Ini Kondisinya